28 July 2022

UBAH BENCANA JADI BERKAT, YO SUA PERLAHAN BANGKIT DARI CEDERA PANJANG YANG DIALAMINYA

Cedera sudah tentu menjadi momok menakutkan bagi seluruh atlet dari berbagai cabang olahraga, termasuk pada bola basket. Tanpa memandang jam terbang ataupun prestasi, seluruh pebasket memiliki risiko cedera yang sama besarnya.

Sebagai atlet di cabang olahraga yang tergolong berat karena kerap kali terjadi adu fisik, para pebasket rentan dibekap cedera. Bagian tangan dan kaki, utamanya lutut menjadi yang paling rawan mengalami cedera.

Jika sudah dibekap cedera, hal itu tentu akan merugikan diri sendiri maupun tim. Tidak jarang, waktu pemulihan panjang pun harus dijalani oleh para pemain, tergantung dengan tingkat keparahan cedera yang diderita.

Hal yang sama kini juga dialami oleh salah seorang pemain Bali United Basketball, Yo Sua. Point Guard itu saat ini tengah dibekap cedera robek Meniscus pada lutut kanannya. Meniscus sendiri merupakan tulang rawan berbentuk C kecil di dalam lutut yang berfungsi sebagai bantalan pada persendian lutut.

Total sudah enam bulan Yo Sua harus menepi dari ingar bingar kompetisi basket nasional sejak Januari 2022 lalu. Akibatnya, ia tidak dapat memperkuat Bali United Basketball pada seluruh laga IBL Tokopedia 2022. Terakhir kali pemilik nomor punggung 1 itu bertanding pada gelaran IBL 2021 silam.

Kini, setelah menepi sangat lama, Yo Sua tampak hadir pada latihan tim Bali United Basketball hari Rabu (27/7) kemarin. Bertempat di GOR Praja Raksaka, ia terlihat sudah mulai berlatih bersama rekan-rekannya.

Meskipun masih dalam taraf latihan ringan, tetapi ekspresi gembira tidak bisa pemain berpostur 180 cm itu sembunyikan dari wajahnya. Yo Sua terlihat begitu senang dapat kembali ke lapangan.

“Jadi saya mengalami cedera robek Meniscus grade 1 sehingga butuh istirahat dan penguatan otot-otot paha agar semakin kuat lagi. Perasaan saya pasti senang bisa kembali ke lapangan. Harapannya dengan sudah menjalani penguatan selama enam bulan terakhir, bisa semakin pulih dan cepat kembali untuk bertanding musim depan,” ujar Yo Sua.

Walau sudah bisa kembali menjejakkan kaki serta berlatih di lapangan, tetapi Yo Sua masih belum bisa mengikuti seluruh menu latihan, utamanya sesi gim internal. Sebab, kondisinya saat ini belum sepenuhnya pulih.

Yo Sua masih perlu melakukan adaptasi kembali dengan berlatih dribbling, shooting, dan menu latihan ringan lainnya. Tentu saja hal tersebut atas seizin dan pemantauan dari tim fisioterapis.

“Untuk saat ini setelah enam bulan penguatan, tim fisioterapis saya mengatakan bahwa kaki saya sudah cukup kuat untuk dicoba berlatih. Sekarang ini saya masih di tahap adaptasi latihan. Kalau untuk bertanding itu belum boleh, tetapi untuk mencoba gerakan dribble, shooting, dan pull up itu bisa, istilahnya adalah adaptasi latihan,” imbuh Yo Sua.

Di balik progres positif tersebut, ternyata Yo Sua menyimpan cerita pilu. Terpaksa menepi dari dunia yang dicintainya dalam waktu yang sangat lama sempat membuat dirinya down dan stres.

Bagaimana tidak, sebab Yo Sua bisa dikatakan tengah berada di performa terbaiknya sesaat sebelum mengalami cedera dan skuad Tridatu Warriors lainnya sedang bersiap menatap musim baru IBL Tokopedia 2022. Namun sayang, cedera membuyarkan mimpinya untuk membantu Bali United Basketball menembus fase Playoff.

Alhasil, pemain berjuluk Mr. Clutch itu harus rela mengubur asanya dan menyaksikan rekan-rekannya meraih hasil buruk selama IBL Tokopedia 2022. Hal tersebut tentulah sangat berat dan sedikit banyak memengaruhi kondisinya.

Beruntung, Yo Sua mampu bangkit dari keterpurukan dan mengubah pola pikirnya. Ia tidak ingin larut dalam kesedihan, tetapi sebaliknya, justru menjadikan cedera ini sebagai berkat untuk mendapat beragam ilmu baru yang belum pernah dipelajari sebelumnya.

“Awal kena itu sempat down, tapi setelah itu kembali lagi ke mental. Jadi saya mengubah mental sehingga masalah ini bisa menjadi berkat. Saya jadi banyak belajar tentang lutut dan banyak diberkati karena dapat pengetahuan tentang penguatan pada kaki. Awalnya pasti down, tapi setelah itu saya ubah itu untuk jadi berkat bagi saya. Selepas saya mencoba untuk adaptasi berlatih, sudah mulai enak dan nyerinya berkurang. Ke depannya pelan-pelan untuk masuk ke latihan tim,” jelas Yo Sua.

Jika mampu konsisten terus menunjukkan progres positif selama sesi terapi maupun latihan dalam dua bulan ke depan, bukan tidak mungkin sang Mr. Clutch ini dapat kembali berlatih bersama rekan-rekannya. Yo Sua pun optimis mampu memenuhi target tersebut, sebab kecintaannya pada bola basket dan Bali United sangatlah besar.

“Kemungkinan satu sampai dua bulan untuk adaptasi latihan. Setelah itu mungkin sudah boleh bergabung berlatih bersama tim. Untuk target paling tidak September atau Oktober,” kata Yo Sua.

Selain itu, harapan serta keinginan besar untuk membawa Bali United Basketball berprestasi pada IBL Tokopedia musim depan yang begitu membara jadi tambahan semangat Yo Sua untuk segera pulih. Ia ingin segera kembali beraksi dan berjuang bersama rekan-rekannya demi membela Tridatu Warriors.

“Harapan pribadi tentu ingin kembali bermain tahun depan dan bisa memberi yang terbaik untuk tim ini. Kami juga sudah dua tahun tidak lolos playoff, jadi untuk tahun depan bisa menembus playoff bahkan empat besar. Harapannya itu,” tutup Yo Sua.

Semangat serta tekad Yo Sua untuk segera bangkit dari keterpurukan dan pulih dari cedera patut diacungi jempol. Tidak hanya itu, darinya kita semua mendapat teladan bahwa tidak semua hal buruk yang terjadi dalam hidup ini membawa masalah.

Cobalah untuk melihat hal tersebut dari sudut pandang lain dan ubahlah pola pikir, maka kita akan melihat sesuatu yang baru dan tentu positif.

Semangat jalani terapi dan latihan, Yo Sua! Come back stronger!

Related News


Tinggalkan Balasan