21 September 2022

BERASAL DARI INGGRIS YANG MANIAK SEPAK BOLA, COACH TONY CERITAKAN KISAHNYA JATUH CINTA DENGAN BOLA BASKET


Inggris adalah sebuah negara maju bukan hanya di kawasan Eropa Barat saja, tetapi di dunia.

Segala aspek di negara yang menganut sistem pemerintahan monarki konstitusional ini begitu maju. Mulai dari ekonomi, jasa, hingga industrinya berkembang pesat.

Tidak ketinggalan, dunia olahraga, khususnya sepak bola pun begitu maju. Bahkan, Inggris dapat dikatakan sebagai kiblat dari dunia kulit bulat ini.

Tentu hal tersebut muncul bukan tanpa alasan. Pasalnya, negara beribukota London ini memiliki kompetisi sepak bola paling populer sejagat, yakni Premier League.

Kompetisi kasta tertinggi di Inggris tersebut telah disiarkan ke berbagai kawasan di dunia, termasuk di Indonesia dan menarik atensi jutaan penonton.

Bahkan melansir data dari boxscore news, Premier League menghasilkan pendapatan penyiaran €3,5 miliar pada musim 2021/22 lalu. Hal tersebut tentu tidak mengejutkan, sebab klub sepak bola top dan terpopuler dunia macam Manchester United, Manchester City, dan Chelsea berkompetisi di sana.

Tidak hanya itu, Inggris juga terkenal memiliki basis suporter yang begitu militan, yakni Hooligans. Mereka begitu totalitas mendukung tim pujaannya, secara khusus Timnas Inggris.

Maka tidaklah mengherankan jika sepak bola terasa begitu mendarah daging bagi masyarakat di Inggris. Namun, hal tersebut akan menjadi sebuah anomali jika ada seorang yang begitu mencintai olahraga lain, contohnya basket.

Hal itulah yang terjadi pada pelatih Bali United, Anthony Garbelotto. Ia yang adalah pria asli Inggris tersebut justru jatuh cinta dan menggeluti basket yang tidak begitu populer di sana.

Jika dibandingkan dengan sepak bola, basket tentu kalah pamor. Pasalnya, olahraga ini sendiri lebih populer di daratan Amerika Serikat.

Coach Tony yang lahir dan dibesarkan di London yang memiliki sejumlah tim sepak bola top macam Arsenal, Chelsea, hingga Tottenham Hotspur ini pun mengenang awal mula cintanya kepada basket tumbuh.

“Saya sangat beruntung dapat bersekolah dengan teman-teman di dalam sebuah komunitas yang sangat kecil di London. Seorang guru yang mengajarkan kami untuk bermain basket. Pada saat itu basket bukanlah olahraga yang terkenal. Kami kemudian sukses memenangkan gelar kejuaraan nasional dan bermain sampai ke Amerika Serikat saat SMA. Jadi, kami sangat-sangat beruntung bisa mempelajari permainan ini di usia yang sangat belia. Dan hal tersebut terus berlanjut hingga saya bisa bertemu dengan banyak orang yang memengaruhi karier saya,” kenang Coach Tony.

“Dari sanalah yang mendorong saya untuk berkarier di dunia basket profesional. Namun, tentu saja untuk seorang yang berasal dari London, Inggris, sepak bola selalu menjadi olahraga yang pertama, kedua, ketiga, dan keempat. Sudah jelas sangat menarik hidup sebagai seorang yang menggeluti basket ketimbang sepak bola di Inggris,” imbuh Coach Tony terkekeh.

Meskipun lebih banyak menghabiskan karier di dunia basket, tetapi sebagai orang Inggris, Coach Tony tetap memiliki tim sepak bola favorit.

Coach Tony menggemari Tottenham Hotspur. Kedekatan jarak rumahnya dengan markas klub asal London Utara itu membuatnya mendukung tim berjuluk Spurs tersebut.

Ia pun kerap kali datang langsung menyaksikan laga Tottenham Hotspur di stadion kala masih kanak-kanak.

“Tentu saja tidak ada tim sepak bola favorit di Inggris. Anda harus menjadi bagian dari satu tim saja dan tim saya adalah Tottenham Hotspur. Saya lahir dan dibesarkan beberapa mil dari sana (markas Tottenham) dan sangat beruntung dari sekitar usia 9 atau 10 tahun dapat pergi ke stadion untuk menyaksikan pertandingan mereka secara langsung,” kata Coach Tony.

Kini, setelah resmi melatih Bali United Basketball, Coach Tony pun masih dapat menyalurkan hobinya menyaksikan pertandingan sepak bola. Pasalnya, ia juga turut mendukung perjuangan tim sepak bola Bali United.

Pada laga pekan ke-9 BRI Liga 1 2022/2023 lalu (10/9), Coach Tony hadir secara langsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta menyaksikan Bali United menang telak 6-0 atas Dewa United.

Luar biasa Coach!

Related News


Tinggalkan Balasan