22 December 2022

BALI UNITED BASKETBALL MAIN DI KANDANG SENDIRI, BIMA RISKI YAKIN INI YANG JADI DAYA TARIK KEDATANGAN SUPORTER!

Bali United Basketball mendapat tambahan semangat dalam masa persiapan menyambut dimulainya Indonesian Basketball League (IBL) 2023.

Hal tersebut tentu tidak lepas dari kabar dari terpilihnya Bali menjadi kota pembuka dari total delapan rangkaian seri kompetisi bola basket tertinggi di Tanah Air ini pada 14-21 Januari 2023 mendatang.

Bermain di hadapan publik sendiri tentu terasa spesial dan membawa keuntungan lebih bagi skuad Tridatu Warriors.

Pasalnya, kehadiran Semeton yang akan memadati GOR Merpati Denpasar dapat melecut semangat sekaligus memotivasi Abraham Wenas dkk untuk bermain lebih spartan di atas lapangan.

Rasa lelah dan emosi yang terkuras selama empat kuarter seolah terbayar dengan sorak sorai para pendukung dari bangku tribun.

Pemain anyar Bali United Basketball, Bima Riski Ardiansyah pun mengungkapkan bahwa peran dan kehadiran suporter secara langsung memiliki dampak yang besar.

Small forward tersebut sendiri memiliki pengalaman pernah bermain untuk tim yang memiliki basis pendukung besar yakni CLS Knights Surabaya dan Satria Muda Pertamina Jakarta.

Masing-masing tim tersebut memang terkenal dengan kelompok suporter militan yakni Knights Society dan SM Fanatics.

Maka dari itu, Bima Riski mengharapkan dukungan penuh juga akan hadir kala Bali United Basketball melakoni laga di IBL 2023 khususnya di kandang sendiri.

"Kehadiran suporter sangatlah penting. Karena itu benar-benar menjadi pemicu semangat sebuah klub. Apalagi dengan suporter yang militan itu membuat kami benar-benar tidak ada capeknya saat bermain. Pasti yakin akan banyak suporter (Bali United Basketball) yang datang,” jelas Bima Riski.

Lebih lanjut, pemilik nomor punggung 27 itu pun yakin bahwa animo dan euforia tinggi akan datang ketika Seri 1 Bali dimulai.

Hal tersebut tidak lepas dari rasa penasaran Semeton menyaksikan penampilan Bali United Basketball untuk pertama kalinya secara langsung di kandang sendiri.

Apalagi, Bali terakhir kali menjadi tuan rumah IBL pada musim 2018 lalu.

“Karena Bali United Basketball adalah satu-satunya klub basket di Pulau Bali. Tentunya semua orang tahu Bali United Basketball dan pasti penasaran bagaimana tim ini bermain di kota sendiri," tutup Bima Riski.

Dengan waktu persiapan yang tersisa, Bima Riski cs tentu harus bisa memanfaatkannya dengan baik untuk memperbaiki berbagai kekurangan yang ada.

Semoga saja Bali United Basketball mampu tampil apik dalam gelaran IBL 2023 bukan hanya pada Seri 1 Bali saja, tetapi seluruh babak reguler bahkan hingga playoffs.*

Related News


Tinggalkan Balasan